Guru PAUD Didorong Maknai Laporan Perkembangan Anak
Workshop penyusunan laporan perkembangan anak bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang dilaksanakan di Cikarang (18/04/26) sebagai bagian dari Pengabdian Kepada Masyarakat Dosen dan Mahasiswa Universitas Panca Sakti Bekasi tidak sekadar diarahkan pada penguasaan teknis, tetapi juga pada perubahan cara pandang pendidik terhadap fungsi laporan itu sendiri.
Dosen Pascasarjana PSU Bekasi Prodi PAUD, Dr. Adjat Wiratma, menegaskan bahwa pelatihan tersebut dirancang untuk membangun pemahaman yang lebih mendasar tentang makna laporan perkembangan anak dalam proses pendidikan.
“Pelatihan ini tidak berhenti pada kemampuan teknis menggunakan aplikasi, tetapi menyentuh hal yang lebih mendasar, yakni bagaimana guru memahami esensi laporan perkembangan anak sebagai bagian dari proses pendidikan itu sendiri,” ujar Adjat.
Menurut dia, selama ini laporan perkembangan anak kerap dipersepsikan sebagai beban administratif yang harus dipenuhi guru. Padahal, laporan tersebut memiliki fungsi strategis dalam mendukung proses pembelajaran. Ia menekankan, laporan perkembangan anak seharusnya menjadi instrumen penting bagi guru dan orang tua untuk membaca kebutuhan sekaligus potensi setiap anak secara lebih komprehensif.
“Yang ingin kita bangun adalah cara pandang guru. Laporan perkembangan anak bukan sekadar kewajiban administrasi, tetapi alat refleksi untuk memahami tumbuh kembang setiap anak secara utuh,” katanya.